Gaya Hidup Konsumtif, Bagaimana Menghindarinya

Gaya hidup kekinian sekarang ini kerap diibaratkan sebagai pola hidup konsumtif yang cuman menghamburkan uang. Benarkah semacam ini yang terjadi? Peralihan jaman yang makin maju dan kekinian tentu saja memengaruhi pola hidup warga. Sebetulnya, pola hidup kekinian sebagai rutinitas atau skema perilaku terkini setiap hari manusia yang sesuai tuntutan zaman.

Seperti hidup dengan lebih menghargakan waktu, terbuka pada perubahan dan peralihan tehnologi, sampai belajar beberapa hal baru. Memanglah tidak sedikit pola hidup kekinian ini diikuti dengan pola hidup konsumtif, eksklusif, individualis, atau semuanya yang serba instan.

Cara Menghindari Gaya Hidup Konsumtif

Gaya hidup konsumtif kuat dengan hedonisme, yang menurut KBBI ialah satu penglihatan hidup yang memandang jika kesenangan dan kepuasan materi sebagai arah khusus hidup. Seorang digolongkan sebagai hedonisme saat lakukan sebuah kegiatan yang ke arah modernisasi dan tentu saja habiskan uang banyak dan waktu.

Bagi sebagian orang, pola hidup konsumtif bisa memberi kebahagiaan, kepuasan dan kepuasan tertentu yang sebetulnya karakternya cuman sebentar. Tetapi tanpa diakui dan dilaksanakan terus-terusan, pola hidup ini bisa membuat kesehatan keuangan dan psikis kamu buruk.

Apa sih ciri-ciri orang yang memiliki gaya hidup konsumtif?

1. Memiliki gengsi tinggi

Sifat yang ini kerap jadi penggerak khusus untuk seorang berlaku konsumtif dalam penuhi tuntutan hidupnya.supaya mereka kelihatan sanggup dimata seseorang, khususnya dari sisi keuangan.

2. Selalu mengikuti trend terbaru

Kadang untuk beberapa orang, selalu ikuti tren perubahan sekitaran pasti sebagai hal yang positif, tapi jika kamu ikuti tren dengan terlalu berlebih dan memaksakan, karena itu ini bisa menjadi hal yang negatif. Rutinitas itu erat berkaitan dengan FOMO atau Fear of Missing Out.

3. Hidup bermewahan

Kebiasaan seorang yang konsumtif bisa disebabkan karena ada kemauan untuk hidup lebih eksklusif dengan beberapa barang dan sarana yang dipunyai.

4. Suka dikagumi seseorang

Beberapa orang yang mempunyai pola hidup konsumtif maksudnya untuk mendapatkan sanjungan hingga berasa kondisi dianya divalidasi oleh seseorang.

Gaya hidup konsumtif pada seorang tentu saja dapat dihindari dan diganti supaya kembali mempunyai pola hidup “sehat” dari sisi keuangan atau psikis.

Ada banyak hal yang dapat dilaksanakan supaya kamu semakin dapat menahan diri dan menghindar pola hidup konsumtif:

1. Membuat prioritas kebutuhan

Langkah awal untuk menjauhi dari pola hidup hedon dengan membuat daftar keperluan fokus. Bikinlah daftar fokus itu selanjutnya berikan dalam pemikiran jika kamu agar lebih mengutamakan hal itu dibanding yang lain . Maka saat muncul keinginan beli suatu hal di luar keperluan, kamu dapat semakin berpikiran panjang, apa barang itu masuk daftar fokus keperluan atau cuman kemauan semata.

2. Menabung dan investasi

Untuk orang yang mempunyai pola hidup konsumtif, umumnya benar-benar susah untuk menabung atau investasi karena Mayoritas pendapatannya didistribusikan untuk penuhi pola hidup. Walau sebenarnya menabung dan investasi penting untuk penuhi keperluan periode pendek atau periode panjang, seperti ongkos pengajaran anak, bayar DP rumah, atau penyiapan dana pensiun. Menabung tidak harus dengan jumlah banyak, kamu dapat menyisihkan 10-30% pendapatan /bulan untuk pos keuangan ini.

3. Minimalkan penggunaan kartu kredit

Hal penting yang betul-betul harus kamu ingat ialah kartu credit sebagai alat pembayaran, bukan alat utang. Pakailah kartu credit dengan arif dan gunakan promosi atau potongan harga yang diberi oleh bank penyuplai kartu credit supaya pengeluaran kamu dapat semakin irit. Tidak boleh justru terayu untuk beli beberapa barang tidak fundamental dengan kartu credit. Harus diingat, dalam rencana keuangan, optimal pembagian yang bagus untuk pos utang optimal sejumlah 30% dari pendapatan tiap bulan. Bila lebih dari itu, kondisi keuangan kamu dapat labil dan mempunyai potensi alami permasalahan keuangan.

4. Kurangi cuci mata offline atau online

Jalan-jalan atau bersihkan mata sekarang bukan hanya dapat dilaksanakan di mall. Sejak wabahk ini bujukan berbelanja online lebih besar karena tidak perlu usaha banyak saat berbelanja. Tetapi malah ini dapat memacu pola hidup hedon, niat awalannya sekedar hanya bersihkan mata virtual, banyak lho yang usai dengan checkout belanjaan. Sebetulnya bisa saja berbelanja online, asal barang itu sebagai keperluan bukan hanya main-main dibeli karena lucu atau diskon.

5. Beramal dan bersedekah

Cara yang ini memang kelihatan religius, tetapi tidak kalah baik untuk mengganti sikap konsumtif. Dengan beramal dan bersedekah memiliki arti kamu sudah share dengan beberapa orang yang lain memerlukan. Dari sisi psikis, share sama orang lain akan memberi kamu hati berbahagia dan nyaman hingga dapat mengontrol keinginan untuk hidup hedon.

Penutup

Demikian artikel tentang Cara Menghindari Gaya Hidup Konsumtif.Jika ada pertanyaan kamu bisa menanyakannya pada kolom komentar di bawah.Terima kasih sudah meluangkan waktunya untuk membaca,semoga artikel ini membantu.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *